Jangan Melanggar Marka Jalan ZigZag

Marka Zigzag

Bagi sebagian pengguna jalan khususnya pengendara kendaraan mungkin kurang mengetahui makna garis-garis yang ada. Marka jalan garis berwarna kuning dengan bentuk zig zag yang berada di sisi pinggir jalan sebenernya memiliki makna penting bagi pengendara yang harus diketahui.

Informasi didapat oleh Kementrian Perhubungan melalui akun instagram @kemenhub151 bahwa area dengan marka itu merupakan area dilarang parkir atau berhenti. “Garis berbiku sebagai embargo parkir. Pada garis berbiku-biku (bergerigi) berwarna kuning, pengendara benar-benar dilarang parkir ataupun berhenti di atas garis tersebut,” tulis @kemenhub151 dalam gambar yang diunggah di sosial media.

Hal itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. 34 Tahun 2014. Pasal 39 huruf b disebutkan bahwa di marka itu pengendara dilarang parkir atau berhenti.

“Marka larangan parkir atau berhenti di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 huruf b dinyatakan dengan garis berbiku-biku berwarna kuning,” bunyi Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. 34 Tahun 2014 pasal 43 ayat 1.

Bila ada pengendara yang melanggar petugas dari pihak dinas perhubungan akan menderek paksa mobil-mobil yang dianggap melanggar rambu larangan parkir dan pemilik kendaraan wajib menebus beserta membayar dendanya – Info harga mobil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *